Kucing Ini Sedang Naik Atau Menuruni Tangga Jawabannya adalah Tidak Keduanya!


image

Ket: Foto Viral ©9gag.com 2015

Inilah foto viral yang masih mengundang perdebatan panas di dunia maya diantara para Netizen dunia. Foto berlatar belakang se-ekor kucing yang tengah berada di atas tangga ini diklaim sulit untuk diterka, apakah kucing tersebut sedang mendaki atau menuruni tangga.

Foto yang diunggah dan diposting di situs komedi berbagi foto dan video 9gag.com ini bukanlah yang pertama kalinya. Sebelumnya foto ini pernah diunggah di berbagai situs web salah satunya di forum funpatogh.com tahun 2013 yang lalu dan di laman www.fay3.com tahun 2012 yang lalu dengan judul “The Internet Cant Decide if This Cat Is Going Up or Down the Stairs”.

Sebagai seorang Netizen dan juga salah satu pecinta hewan yang imut ini, saya menjadi tergerak untuk ikut menggunakan nalar saya dalam mencari jawaban atas teka-teki ini, sekaligus untuk melatih ketajaman deduksi saya.

Saya telah menandai foto ini di beberapa area untuk menjelaskan proposisi-proposisi yang saya ketahui hingga nanti akan menghasilkan sebuah konklusi.

Langkah pertama yang saya lakukan adalah dengan cara mengurangi kecerahan gambar. Ini dilakukan agar detail tekstur-tekstur yang ada pada gambar tersebut dapat dilihat lebih jelas oleh mata. Kita tahu bahwa intensitas cahaya yang terlalu banyak oleh mata akan membuat penglihatan terganggu.
image

Mari kita lihat apa yang saya temukan pada gambar ini.

Permasalahan

Setiap foto pasti memiliki cerita. Begitu juga dengan foto di atas. Masalahnya adalah apakah foto tersebut benar-benar asli atau hasil manipulasi?

Atau ini murni hanyalah sebuah ilusi optik?

Inilah dasar pertanyaan yang harus kita cari jawabannya.

Kebanyakan orang hanya melihat objek dengan sekilas, kemudian mengomentarinya, tetapi tidak mencari tahu bagaimana objek tersebut bisa terbentuk sedemikian rupa. Hasilnya akan sulit melacak keaslian objek tersebut.

Jika foto tersebut benar-benar asli tanpa ada campuran manipulasi melalui sebuah perangkat lunak, maka dapat dikatakan kalau sang fotografer sangat mahir dalam mengambil gambar. Saya berasumsi demikian karena sudut pandang pengambilan foto tersebut sulit diterka jika tidak melihat detail foto dengan teliti. Mata dengan mudah dapat tertipu jika hanya melihat gambar secara keseluruhan tanpa memperhatikan detail-detailnya.

Tujuan

Menciptakan sebuah “teka-teki”, dan tantangan bagi orang-orang yang melihatnya. Itulah yang diinginkan oleh pengunggah foto tersebut, atau bisa saja ia sendiri sekaligus sebagai fotografernya.

Tidak ada tujuan lain baik itu bagi sang fotografer maupun si pengunggah foto, yaitu agar apa yang telah dihasilkannya mendapat perhatian banyak orang. Bohong kalau mereka berdalih bahwa itu semata-mata bagian dari hobi. Kepuasan dua arah yang akan didapatkan, ketika seseorang memperhatikan karyanya dan ketika teka-teki yang diciptakannya terjawab oleh orang.

Proposisi

Terlepas dari apakah kucing tersebut sedang menaiki tangga atau menuruni tangga seperti yang nampak pada foto di atas, akan saya paparkan dalam beberapa bagian-bagian gambar.

Yang pertama, adalah memperhatikan pola gerakan sang kucing yang menjadi subjek pada gambar. Untuk lebih detail, lihat gambar di bawah berikut pemaparannya;
image

Dari yang kita lihat, yang saya lingkari adalah bagian kepala kucing. Mengapa saya perlu lingkari? Karena bagian kepala ini adalah bahasa tubuh yang digunakan si kucing dalam melakukan gerakan ke satu arah. Sama seperti manusia pada umumnya, bagian kepala adalah anggota tubuh yang utama untuk menjaga keseimbangan. Karena dibagian kepala inilah terdapat empat indera yang salah satunya adalah mata.

Melihat kondisional dari apa yang sama-sama kita lihat, posisi kepala si kucing agak lebih tinggi dari punggungnya yang artinya arah matanya sedikit menengok ke atas.
image

Sekarang perhatikanlah posisi kedua kaki depan kucing itu. Jika Anda memperhatikannya dengan jelas, kaki depan sebelah kiri kucing itu tidak jelas dimana posisinya. Sementara kaki depan sebelah kanan sedang bergerak melangkah.
image

Berikutnya adalah perhatikan pola gerakan kaki depan sebelah kanan kucing itu yang agak menekuk.

Saya adalah salah satu pecinta hewan yang satu ini dan pernah merawat beberapa ekor kucing secara bergantian. Dan rumah tinggal saya juga memiliki sejumlah tangga yang sering dilalui oleh kucing-kucing saya. Jadi saya hafal betul bagaimana gerakan-gerakan mereka.

Jika Anda juga merupakan salah satu pecinta hewan ini, pasti Anda sering memperhatikan gerakan-gerakan kucing Anda saat naik-turun tangga.

Ketika kucing sedang menuruni tangga, salah satu kaki depan nya akan berusaha untuk mencari pijakan pada anak tangga terlebih dahulu dengan posisi lurus, sedangkan kepala akan menunduk atau menengok ke bawah tempat ia berpijak.

Apa yang saya lihat pada gambar menunjukan bahwa kaki depan sebelah kanan kucing itu tidak lurus, namun menekuk yang artinya ia tengah berusaha menjangkau tempat yang terasa menghalangi.

Untuk bagian ekor. Saya juga sependapat bahwa ketika kucing sedang menuruni tangga atau mengambil ancang-ancang untuk terjun dari atas, mereka menggunakan ekor untuk menjaga keseimbangan. Tapi dalam situasi lain, ekor kucing yang berdiri ke atas juga bisa berarti bahwa hewan tersebut tengah bergairah atau kondisi moodnya yang sedang bahagia. Kucing memang tidak memiliki ekspresi wajah, wajah mereka tetap saja datar dalam keadaan apapun. Tapi jika Anda pernah berkonsultasi pada ahli hewan, kucing yang sedang bahagia akan mengangkat ekornya dalam rentang waktu tertentu.

Yang kedua, dengan memperhatikan objek yang menjadi latar belakang keberadaan kucing itu. Bagian-bagian inilah yang akan menjadi penentu dan melengkapi proposisi-proposisi saya. Selanjutnya barulah kita dapat menarik sebuah konklusi.
image

Dalam gambar di atas, Anda dapat melihat kedua anak panah berwarna merah tersebut. Itu adalah bagian yang saya tandai.

Lihatlah antara ujung kiri dan kanan bantalan kayu itu tidak sama rata. Dimana ujung sebelah kiri seperti horisontal, sedangkan ujung sebelah kanan terlihat vertikal. Untuk sebuah tangga tentu saja itu agak janggal.

Bila Anda mengatakan itu adalah bibir tangga yang harusnya ada di sisi terluar, kenapa ada segitiga itu yang menghadap ke atas? Suatu hal yang aneh bila demikian, karena bila seseorang sedang menuruni tangga dan dia tidak menyadari segitiga itu ada disitu, dia akan tersandung dan terjatuh.

Ditambah lagi jika itu adalah bibir tangga, kenapa antara sisi kiri dan kanan tidak sama rata? Sebelah kiri kelihatan merebah, sedangkan sebelah kanan tegak lurus. Ini aneh!

Saya menduga bahwa faktor inilah yang menyebabkan adanya Ilusi Optik.
image

Berikutnya perhatikanlah desain motifnya yang saya beri tanda panah dan lingkaran berwarna hijau. Jika itu adalah bagian yang menurun (artinya motif itu ada di bagian vertikal), maka tidak akan tepat menarik garis lurus seperti itu. Begitu juga jika itu adalah bagian yang menaik. Kecuali itu bukan tangga, melainkan tempat yang datar saja dari ujung ke ujung.

Gambar berikutnya juga merupakan kunci dari penentuan untuk menarik kesimpulan nanti.
image

Anda lihatlah kedua sisi dinding tersebut. Sebelah kanan memiliki sudut tegak lurus 90 derajat, sedangkan sisi kanan agak miring. Apakah ini hasil editan?

Dan saya berasumsi bahwa ujung terluar dinding tersebut adalah pintu masuk yang berada di bawah.

Jika itu adalah ujung yang berada di atas, seharusnya garis tepi dinding tersebut tidak tegak seperti itu atau tampak menyatu ke tembok di belakangnya. Harusnya sudut kemiringannya seperti 45 derajat bila dilihat dari bawah. Baru akan tampak masuk akal bila itu adalah bagian atas.

Yang ke-tiga ini adalah penalaran yang diambil berdasarkan arah cahaya yang datang dan membentuk sudut bayangan.
image

Coba Anda perhatikan arah bayangan tersebut jatuh. Dan perhatikan pula gambar ini;
image

Saya beri tanda panah agar Anda dapat melihat dengan jelas dimana titik cahaya terkumpul.

Cahaya terkumpul pada sisi sebelah kiri (sebelah kanan kucing). Jika titik cahaya berpusat di area itu, jatuhnya bayangan kucing harusnya agak ke kanan. Tapi bila diperhatikan lagi, kucing itu tidak menuju ke arah yang lurus, ia berbelok ke kanan. Ekornya yang condong ke kanan menunjukan bahwa ia mengubah arah gerakannya.

Kesimpulan

Setelah mengumpulkan proposisi-proposisi di atas, barulah dapat ditarik satu kesimpulan.

Berdasarkan proposisi yang pertama, ke-dua dan ke-tiga, maka saya menarik kesimpulan bahwa kucing itu tidak naik atau turun, karena bagi saya kucing itu sedang berjalan!

Apa yang Anda sangkakan bahwa itu tangga adalah salah. Itu bukan tangga!

Itu hanyalah bidang datar yang dibatasi dengan bantalan-bantalan dimana sisi sebelah kanan lebih rendah dari sisi sebelah kiri sehingga menimbulkan ilusi optik. Itulah sebabnya kucing itu kepalanya tetap terangkat. Sedangkan kakinya menekuk disebabkan karena tempat yang tidak rata, jadi ia kesulitan memilih tempat pijakan yang lebih rata.

Dan ini adalah sebuah lorong yang panjang, bukan gedung ataupun rumah.

2 thoughts on “Kucing Ini Sedang Naik Atau Menuruni Tangga Jawabannya adalah Tidak Keduanya!

  1. Dalam pandangan mata saya sekilas kucing ini ya naik, karena terlihat latar belakangnya seperti lantai.

    Tapi kalo kesimpulannya sedang berjalan buat saya mikir2 lagi di gambar ini haha

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s