Pro Dan Kontra Tentang Copy Paste Konten Artikel Di Blog


pro kontra imageArtikel dalam dunia internet adalah sejumlah tulisan-tulisan yang dipublikasikan oleh seorang atau beberapa author di dalam sebuah weblog maupun website yang mereka publikasikan melalui perambah internet.

Di situs-situs berita online, artikel merupakan bagian dari konten utama (primary content) mereka. Begitupun juga di situs-situs Wiki seperti Wikipedia.

Di zaman teknlogi informasi yang sekian maju ini banyak orang berlomba-lomba memasarkan produk mereka melalui internet yang biasanya dengan melampirkan beberapa artikel untuk menjelaskan produk mereka kepada masyarakat sebagai bagian dari strategi bisnis.

Membuat sebuah artikel atau tulisan bagi sebagian orang bukanlah suatu hal yang mudah. Apalagi Anda dituntut untuk membuat artikel yang unik dan original. Ini sama seperti pekerjaan seorang jurnalis. Terkadang butuh waktu berjam-jam untuk mendapatkan dan menuangkan ide di dalam tulisan tersebut agar hasilnya memuaskan, tidak terlihat sembarangan, mudah dicerna, dan diminati oleh para pembaca.

Sungguh pekerjaan yang sulit bukan?

Lalu bagaimana bagi Anda atau Saya yang statusnya sebagai seorang blogger?

Menulis sebuah artikel tentu saja sudah menjadi hal yang biasa bagi Anda walaupun blogger itu bukanlah sebuah pekerjaan dan tidak terlalu dituntut untuk menjadi profesional layaknya para jurnalis. Namun, akan menjadi nilai lebih bila Anda mampu menjadi seperti para jurnalis tersebut.

Hal diatas hanyalah sebuah pandangan saja bagi Saya. Tidak usah terlalu muluk-muluk kok. Cukup dengan satu niat yaitu menjadi seorang blogger, Anda pasti bisa melakukannya!

Eits, tunggu dulu man. Niat harus diimbangi dengan perbuatan dong?

Iya Saya juga sependapat dengan Anda. Saya akui, untuk menulis satu artikel ini saja cukup melelahkan otak Saya. Karena Saya ingin maksud dan tujuan tulisan ini mudah dicerna oleh para pembaca.

Sekarang Saya ingin mengajak Anda ke inti permasalahannya saja yaitu pro dan kontra tentang masalah copy paste artikel.

Opini Saya.

Menurut analisa Saya ini tidak terlepas dari hukum sebab akibat. Ketika suatu artikel telah diterbitkan atau dipublikasikan melalui media di internet, baik itu situs media sosial, situs berita, situs pribadi, maupun blog pribadi dan mempunyai keunikan tersendiri, serta original. Maka, tentu saja artikel tersebut mendapatkan prioritas yang utama di search engine. Dan setiap situs search engine memiliki algoritma sendiri yang berbeda-beda untuk menyaring semua konten yang tersebar diseluruh jaringan internet. Mereka melindungi para peselancar internet dari konten-konten yang tidak sehat, tidak relevan, serta tidak original. Lalu mendahulukan konten-konten yang sehat, relevan, dan original. Konten yang unik adalah salah satu nilai tambah saja. Hal tersebut adalah modal utama mereka untuk mendapatkan kepercayaan dari para peselancar internet.

Permasalahan Pertama

Apakah hal tersebut cukup melindungi para pemegang hak cipta dan intelektual dari konten-konten tersebut?

Sebagai seorang blogger, kita tentu saja sudah mengetahui bahwa dengan memiliki konten yang sehat, unik, dan original saja tidaklah cukup menjamin kita menjadi raja di search engine. Pengetahuan tentang SEO (Search Engine Optimization) adalah modal kedua yang harus kita miliki disamping keterampilan menulis artikel.

Saya akui saja. Saya tidak mengerti semua tentang algoritma yang diterapkan di situs-situs search engine dan mungkin bagi Anda juga yang sedang membaca tulisan ini.

Sampai disini cukup panjang juga. Tapi Saya berharap Anda tetap melanjutkan membaca tulisan ini.

Permasalahan yang lain. Sudah menjadi sifat manusia (kita) untuk selalu bersaing menjadi yang terbaik dan terdepan. Begitupun juga di dunia internet ini, dunia yang tidak nyata (maya) tetapi cukup menyilaukan mata-mata yang melihatnya.

Orang selalu membanding-bandingkan antara miliknya dan milik orang lain. Seperti dalam kasus ini. Artikel yang bagus, menarik, dan mendapatkan peringkat utama di halaman hasil pencarian search engine tentu saja menjadi perhatian utama dan membuat iri kita. Hingga Anda bertanya-tanya dalam hati. Bagaimana bisa?

Akibatnya, ada sebuah ide naif untuk menyalin artikel tersebut katakanlah ke blog milik Anda. Alasan yang lain karena mungkin Anda menganggap sumbernya sebagai kompetitor Anda.

Mesin pencari tetaplah sebuah mesin. Dia bukan manusia seperti kita yang memiliki intelegensi sebagai karunia dari Sang Pencipta. Dia tidak dapat mengetahui isi pikiran dan hati makhluk yang paling sempurna diantara makhluk lainnya ini.

Dengan berbagai cara, dan modal pengetahuan akan SEO yang mencukupi. Seseorang dapat mengalahkan orang lainnya hanya dengan menyalin (copy & paste) artikel yang sebelumnya menjadi raja di halaman hasil pencarian search engine!

Apakah hal tersebut adalah sah? Bagaimana dengan Hak Kekayaan Intelektual yang di undang-undangkan? Bagaimana menurut pandangan agama tentang hak cipta dan kekayaan intelektual ini?

Pemerintah melalui Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2002 telah melindungi hak kekayaan intelektual masyarakat. Mengenai bagaimana sistem HKI ini dapat Anda baca di www.dgip.go.id.

Menurut pandangan agama dan Fatwa MUI tentang Hak Cipta dapat Anda baca di www.mui.or.id.

Permasalahan Kedua

Banyak orang yang tidak mengetahui cara melindungi konten mereka dari permasalahan ini. Padahal bagi mereka yang serius ingin menjadikan artikel mereka (khususnya para blogger) sebagai bagian dari strategi bisnis atau bersifat komersil, mereka dapat menggunakan script anti copy paste, mendaftar di situs copyscape, membuat halaman disclaimer dan semacamnya sebagai sinyal bahwa Anda tidak mengizinkan penyalinan atau memuat ulang kembali artikel-artikel Anda di situs lain atau hanya dengan seizin Anda sebagai pemegang Hak Kekayaan Intelektual.

Masalah lainnya adalah bahwasannya jaringan internet ini selalu dapat diakses oleh siapapun dengan cara apapun. Anda tidak dapat menganggap semua orang itu bodoh. Permasalahan ini akan tetap berlanjut hingga setiap individu memiliki kesadaran yang tinggi dan tahu diri terhadap apa yang mereka lakukan.

Terlepas dari masalah copy paste ini Saya juga tidak menyalahkan mereka yang melakukannya. Sebenarnya siapa saja dapat dipersalahkan, atau tidak ada yang salah dalam hal ini. Seseorang yang memiliki kesadaran yang tinggi tidak akan ingin menyebabkan kerugian kepada orang lain. Begitu juga dengan seseorang yang mempunyai welas asih dan pemaaf tidak akan begitu mempermasalahkan hal ini. Ada sebagian orang yang menganggap bahwa jika tulisan mereka disalin artinya tulisan tersebut benar-benar menarik dimata orang lain. Ada juga yang menganggap bahwa masalah tersebut tidak terlalu mempengaruhi peringkat dan posisi keyword yang mereka gunakan di halaman hasil search engine selama mereka tetap komitmen mempertahankannya.

Dan adapun yang tidak sama sekali mempermasalahkan hal ini. Karena blogging adalah sekedar kegiatan hiburan semata. Bukan untuk mencari permusuhan, bukan untuk mencari kesalahan orang lain. Hanya untuk berbagi pengetahuan dan menjalin persahabatan saja. Bukankah ilmu itu harus kita bagi dan mengajarkan kepada mereka yang tidak mengetahui. Anggap saja sebagai amal jariyah. Itu adalah Saya. Bagaimana dengan Anda?

Mari berikan pendapat Anda disini melalui Pro dan Kontra🙂

46 thoughts on “Pro Dan Kontra Tentang Copy Paste Konten Artikel Di Blog

  1. menurut setahu saya Gan kita boleh mengupas artikel milik orang lain tapi dengan syarat kita harus ijin dulu dan tidak copas secara ful dan menyatakan linknya dibawah postingan artikel yang kita copas tadi

    • pandangan saya tentang copas sama halnya dengan usaha mengambil hak orang lain,tentunya harus ada izin terlebih dahulu dengan melayangkan kalimat seperti ” izin copas mas,thank’s dsb..setelah itu,kita menunggu balasan dari empunya blog/website atas kehalalan penggunaan artikel tsb..
      Tetapi sebagai blogger,kita juga harus berhati mulai dan ikhlas.Seandainya kita mendapatkan hasil copasan artikel kita dan tdk disebutkan sumbernya,sebagai seorang manusia kita tidak boleh merasa dicurangi,merasa murka dsb..Karena pada hakikatnya,semua ilmu yg kita peroleh atas kehendak Allah swt,dan kita dianjurkan untuk menyampaikan ilmu2 baik tsb kpd org lain dengan ikhlas semata2 harapan pahala di akhirat.Sama halnya dengan kutipan yg saya baca ttg perkataan imam syafi’i yg artinya kurang lebih seperti ini ” dia sangat mengharapkan orang2 menuntun ilmu darinya tanpa membawa-bawa nama beliau di kemudian hari..
      Subhanallah…
      maaf kalah ada salah kata

  2. perlindungan pada content sampai saat ini tidak efektif. mau pake cara koding PHP sekalipun. menurut saya, keep writing dengan sedikit optimasi SEO yang natural plus kasih jebakan betmen spt ini :

    http://irfanhandi.wordpress.com/2012/06/29/jebakan-betmen-buat-yang-suka-ngupil-eh-ngopas/

    dengan smart writing spt ini tidak perlu takut content dikopi mentah2 dan diaku sebagai karya orang. saya sering mengalaminya dan kontent sayalah yang jawara di SERP bukan si pengopas:mrgreen:

    karena itu di blog saya, saya malah ‘menekankan’ : mau kopas mentah2? silahkan… hehehe

  3. Dulu semua artikel tutorial yg saya tulis di blog rata2 di copas blogger lain.ada yg di copas mentah mentah ada juga yg di modifikasi.
    Tp rata2 mereka pamit dan minta ijin sebelom copas..
    Dan saya ijinkan asal jngan lupa sertakan sumbernya..miskipun bnyak juga yg nakal gak cantumkn link ke blog saya.:-D

    • Ya begitulah resikonya jadi seorang blogger… kalau seperti yang sista farah alami ya msh dibatas norma-norma karena mereka minta izin duluan. Tp bagi yang gak permisi dulu ya resiko mereka juga karena sekarang kan google bisa bedain mana postingan yg duluan diterbitkan mana yang nyusul (jiplak)😀

      jadinya gak terlalu khawatir deh🙂

  4. wah kata-katanya mantap. Layaknya masterblog.
    Ane pngen belajar mmbuat postingan yang menarik untuk dibaca. Tapi apa daya, ane bukanlah jurnalis. Skolah aja sebatas meraih ijazah SD😀
    hehe, slm knal master, jika ada waktu luang, silahkan mampir ke domain mwb..

  5. memang sebaiknya punya kesadaran untuk menghargai karya dan hasil kerja orang lain. kalo pas kejadian memang rada ngenes, tapi udah resiko karena internet itu bebas sekali penggunaannya. hanya bisa berusaha sabar dah, =.=’ jika mungkin pelakunya dihimbau tapi jangan terlalu berharap, karena kadang mereka itu belum mengerti dan malah takut/grogi trus ditinggal, gak diurus sama sekali.

    • Iya ane juga setuju sm agan Ilham. Seperti yang agan katakan. Sekarang ini anak-anak sekolah saja sudah bisa membuat blog. Apa lagi anak-anak smp. Ane tidak menyalahkan siapa pun. Cuma saja, ada beberapa dari mereka yang mungkin belum mengerti apa makna jadi seorang blogger itu sendiri. Hehe. Makasih atas komentarnya gan.

  6. saya ya kontra dong, tapi seandainya ada yg mau copy mentah2 isi blog sy juga ga masalah, dilarang juga percuma coz ga ada hukumnya di negara ini, ada sih ada cuma sebatas wacana, beda kalo di luar negeri, bisa masuk bui. mudah2an aja nanti suatu saat ada hukum yg mengatur hak kekkayaan intelektual di negeri ini

  7. Mas apakah artikel kopas yang diedit seutuhnya masih melanggar tos google, hampir semua artikel berbagi info terbaru saya ambil dari blog berita, namun saya tulis ulang namun memiliki maksud yang sama, mohon pencerahanya Terima Kasih.

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s